hello this is eydelia pradisti, seorang gay neo nazi imigran refugee asia di berlin.
pekerjaannya mengemis di potsdamer platz dan mencuri postcard di toko souvenir, selain meroko marlboro, mabuk becks dan merampok mini market di pom bensin, beliau suka menyikat orang orang turki yang dagang kebab.
pegawai administarsi college adalah orang yang paling ingin dia ajak sparring pertama sesudah sigmund freud. baginya band band indie standar pub 10 euro itu buang buang waktu dan Nu-rave adalah warna warni hidupnya.
kebengisannya ditularkan pada saya untuk tidak membayar tiket u-bahn satupun, karena katanya tidak akan pernah ada petugas kereta yang melakukan checking, dan menyebrang di lampu hijau itu hajar saja.
ketika malam tiba dan suhu sudah minus 4, dan friendster sudah offline, dan deviant YM sudah log out. Dia menutup hari dengan makan malam ala mafia di restoran vietnam spesialis bumbu pedas vietkong di charlottenburg nun jauh dari dormitori.
sambil meroko di dalam ruangan-which is melanggar peraturan kanselir, semuanya tertawa-tawa puas, berkepul asap Ji Ling, berleha-leha bareng si duo ngko ngko lekong lebay yang ditangannya tekepal sebilah golok dan cabai merah. benar benar persahabatan gangster mutakhir.
tidak ada epati untuk hasrat holocaust, gairah gestapo dan semangat SS nya.
hidup yang keras untuk seorang lelaki yang diperkosa.
semoga perselingkuhanmu dengan si Klaxons warna warni dan si Interpol jas hitam itu longlasting dan happy ending
big regards for eydelia. for housing this so lost voyage week in deutch, "WIE VIEL ES KOSTET? ZWEI EURO ARSCHLOCH!"